Hukum

Jumat, 12 Juli 2019 - 19:27 WIB

3 bulan yang lalu

logo

Polda Didesak Tahan Tersangka Kasus DD Taliabu

Kapolda Maluku Utara, Brigjen (Pol) Suroto.

LEFO – Penyidikan kasus dugaan korupsi dana desa (DD) Kabupaten Pulau Taliabu tahun 2017 yang diduga merugikan negara Rp 4 miliar lebih, terbilang tak ada progress. Informasi yang dihimpun Lefo.Online menyebutkan, salah satu penyebab lambannya proses hukum kasus ini karena Agusmawati Toyib Koten alias Agung sudah dibebaskan penyidik alias ditangguhkan. Tersangka yang tidak lain adalah mantan bendahara Pemkab Taliabu itu ditahan beberapa pekan pada beberapa bulan lalu. Ia ditangguhkan lantaran mengandung.

Informasi terbaru, tersangka sudah melahirkan anak yang dikandungnya. Meskipun begitu, sejauh ini penyidik belum mengambil sikap untuk menahannya kembali. Keputusan penyidik yang tidak menahan kembali tersangka Agung, mendapat sorotan akademisi.

Dosen Hukum Universitas Unkhair, Abdul Kadir Bubu menuturkan, jika tersangka tidak ditahan, maka sangat tidak mungkin penyidik mampu menyelesaikan kasus dugaan korupsi DD Pemkab Taliabu. Ia mendesak Polda untuk menuntaskan kasus tersebut, karena penyalahgunaan DD menjadi perhatian pemerintah dan publik.

Menurut Kadir Bubu, jika Polda tidak menahan kembali Agung sebagai tersangka, maka selain sulit melengkapi berkasnya yang belum lengkap, juga tidak mungkin menemukan pelaku lain selain tersangka yang satu ini.

“Tidak masuk akal kalau Polda beralasan melengkapi berkas tersangka yang dikembalikan Jaksa sementara tersangka tidak ditahan. Kalau Polda ingin tuntaskan kasus ini, maka segera tahan tersangka. Ini kasus korupsi DD, jadi harus serius diusut. Kalau tidak, maka tidak ada efek jera,” ujarnya menyarankan.

Sementara itu, Kapolda Malut Brigjen (Pol) Suroto mengatakan, ia telah memerintah Dir Reskrimsus dan Dir Reskrimum untuk segera menuntaskan kasus yang belum sempat dituntaskan, salah satunya kasus dugaan korupsi DD Kabupaten Pulau Taliabu.

Baca Lainnya