Kesehatan Pemerintahan

Jumat, 5 Juli 2019 - 06:15 WIB

4 bulan yang lalu

logo

Tidak Hanya Masya dan Fahri, Pasien Gizi Buruk Bertambah di RSUD Labuha

Kadis Sosial Malut, M.Hi. Ismail saat mengunjungi pasien penderita gizi buruk.

LEFO – Setelah sebelumnya Masya dan Muhammad Fahri, dua balita penderita gizi buruk asal Pulau Obi yang diberitakan beberapa waktu lalu, saat ini bertambah satu lagi balita penderita gizi buruk di Kabupaten Halmahera Selatan.

Penderita gizi buruk tersebut adalah Rafa yang saat ini berusia 1,2 tahun. Kepala Dinas Sosial Provinsi Maluku Utara, Muhammad Hi. Ismail (MHI), Kamis (4/5/2019), saat berkunjung ke RSUD Labuha untuk menjenguk Masya dan Fahri, ketika itulah baru diketahui kalau ternyata ada pasien penderita gizi buruk lainnya, yaitu Rafa.

Melihat hal ini, MHI, menyatakan kejadian ini adalah bagian dari tanggungjawabnya untuk menangani. Olehnya itu, MHI menyebutkan pihak Pemerintah Provinsi Malut melalui Dinas Sosial akan mengakomodir keluarga miskin yang selama ini tidak terdaftar sebagai penerima program keluarga harapan (PKH) untuk mengurangi angka kemiskinan di Halsel.

Menurutnya, Hal itu dilakukan karena, rata-rata balita yang mengalami gizi buruk berasal dari keluarga miskin. Dengan diakomodirnya keluarga ini dapat meringankan beban ekonomi mereka.

“Kedepan kita akan masukan mereka dalam program keluarga harapan (PKH) dengan harapan agar kebutuhan sehari-hari mereka terlayani. Karena PKH itu sangat dibutuhkan masyarakat miskin,” kata MHI di sela-sela kunjungannya.

Dia meminta Pemerintah Kabupaten Halsel melalui dinas teknis yang berkepentingan dalam menangani masalah sosial agar melakukan kroscek secara langsung di masyarakat yang mengalami masalah seperti ini.

“Inikan pemerintah punya tugas harus melindungi warga. Melindungi di bidang pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan warganya. Itu yang harus didorong pemerintah daerah.” ujar MHI. (RR)

Baca Lainnya