Pemerintahan

Rabu, 3 Juli 2019 - 22:27 WIB

4 bulan yang lalu

logo

Pariwisata Halsel Genjot Tata Kelola Destinasi

Wakil Bupati Halsel Iswan Hasjim dan Kabid Promosi Dinas Pariwisata Halsel, Warda Bahmid.

LEFO – Untuk meningkatkan kesejahteraan dan produktivitas masyarakat lokal, serta perluasan kesempatan kerja di bidang destinasi wisata, Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Halmahera Selatan (Halsel) menggelar Pelatihan Tata Kelola Destinasi Wisata.

Kegiatan yang berlangsung selama 2 hari sejak tanggal 1-2 Juli 2019 ini akhirnya ditutup langsung oleh Wakil Bupati Halsel, Iswan Hasjim.

Dalam kesempatan ini Wabud, menyampaikan selaku Pemkab Halsel bersama Dinas Pariwisata, agar fokus membahas bagaimana membangun wisata di Halsel untuk menarik daya tarik turis nantinya. Sehingga bisa menunjang dan mendapat benefit bagi pelaku usaha dan tentunya manaikkan perekonomian di Halsel itu sendiri.

“Pengelola destinasi wisata di halsel ada banyak destinasi yang menjadikannya daya tarik tersendiri bagi para wisatawan lokal maupun luar daerah, maka itu yang harus dikejar,” terangnya.

Hal ini karena, sampai saat ini pariwisata Halsel masih tetap menjaga kelestarian alam, dimana bisa mengundang daya tarik wisatawan untuk datang berkunjung ke tempat-tempat wisata di Halsel, Dengan kesan yang terbilang puas, mulai dari pelestarian yang masih sangat alami dan terjaga.
“Kelestarian tempat wisata harus menjadi perhatian bersama,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Promosi, Dinas Pariwisata Halsel, Warda Bahmid, menyampaikan dengan adanya tambahan ketersediaan pekerja yang berkompeten tentunya bisa berbaur dengan wisatawan mancanegara apabila datang berkunjung di tampat-tempat wisata yang ada di Halsel, untuk menjamin kepuasan wisatawan itu sendiri.

“Jadi kegiatan ini tujuannya agar mendukung daerah dalam meningkatkan kualitas destinasi pariwisata dan daya saing,” terangnya.

Olehnya itu, Ia berharap semoga dengan kegiatan tata kelola Destinasi wisata ini dapat memperbaiki kualitas layanan masyarakat pelaku usaha jasa pariwisata termasuk penyelenggaraan informasi pariwisata itu sendiri. (RR)

Baca Lainnya