Lingkungan

Rabu, 3 Juli 2019 - 22:15 WIB

4 bulan yang lalu

logo

Antam Berdayakan Masyarakat Untuk Tingkatkan Daya Dukung Lingkungan

Antam mengandeng masyarakat lingkar tambang, untuk meningkatkan daya dukung lingkungan.

LEFO – Dalam mengantisipasi setiap problem yang akan terjadi di areal pertambangan, khususnya areal Moronopo Desa Mabapura, Halmahera Timur, Antam UBP Nikel Maluku Utara, mengakui telah melakukan berbagai upaya untuk selalu menjaga daya dukung lingkungan di sekitar wilayah operasi.

Mulai dari membuat perencanaan pengelolaan aliran permukaan, menyediakan sarana pengendali aliran sesuai perencanaan seperti sump, check dam, bronjong, turap, serta melakukan kegiatan pemantauan air tambang dan pemantauan biota darat dan laut.

Arisyono sebagai Asisten Manager External Relation, mengatakan pada areal yang terjadi peningkatan sedimentasi seperti di Mornopo, Antam melakukan kegiatan perbaikan dengan melakukan sejumlah kegiatan dengan bekerjasama dengan masyarakat sekitar melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat.

“Dan ini dilakukan Sejak tahun 2011, Antam telah melakukan penanaman mangrove secara intensif dengan total bibit tanaman mangrove yang ditanam lebih dari 100 ribu bibit pohon mangrove dari berbagai jenis. Antam akan terus menambah jumlah tanaman mangrove sesuai kebutuhan dan hasil evaluasi dan pemantauan,” akunya, Rabu (3/7/2019).

Pemberdayaan masyarakat oleh PT Antam.

Dikatakannya, Antam melalui program CSR juga berupaya untuk membantu nelayan yang beroperasi di perairan di sekitar daerah pertambangan dengan memberikan akses modal dan bantuan alat tangkap, serta pelatihan pengolahan ikan sehingga nelayan dapat terus melakukan kegiatan penangkapan ikan.

“Antam berkomitmen untuk selalu menjalankan best mining pratices dan mematuhi semua peraturan perundang-undangan yang berlaku dalam kegiatan pertambangan, mulai dari kegiatan penambangan sampai pada pengolahan dan pengapalan. Hal ini dibuktikan dengan pencapaian peringkat Proper Biru setiap tahunnya.

“Peringkat Proper tersebut menunjukkan bahwa Antam UBP Nikel Maluku Utara selalu mematuhi ketentuan perundang-undangan dalam pengelolaan lingkungan hidup,” jelasnya.

Lanjut dia, Antam menyadari bahwa keberadaan Antam di Kabupaten Halmahera Timur adalah untuk membantu pemanfaatan sumberdaya alam yang ada, bukan hanya sumberdaya mineral yang menjadi bisnis utama Antam, namun juga sumberdaya alam lainnya yang merupakan amanah rakyat sekaligus titipan generasi yang akan datang sehingga harus dijaga kelestariannya. (yud)

Baca Lainnya