Hukum

Senin, 24 Juni 2019 - 22:15 WIB

4 bulan yang lalu

logo

Polisi Ringkus Pelaku Bom Ikan di Teluk Labungku

Polairud Polda Malut saat melakukan konferensi pers.

LEFO – Empat warga asal Desa Cap yang melakukan tindak pidana penangkapan ikan dengan menggunakan bahan peledak (bom botol) atau destructive fishing, di perairan Desa Tapa atau Teluk Labungku, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), berhasil diringkus Kepolisian Direktorat Polairud Polda Malut, Rabu (19/06/2019) pukul 15.00 Wit.
Penangkapan tersebut, dilakukan oleh anggota Marnit Obi setelah mendapat informasi via telepon dari masyarakat Desa Pasir putih (Pulau Tapa) Kecamatan Obi utara.
Penangkapan ketiganya berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/09/VI/2019/ Dit Polairud, tanggal 21 Juni 2019.
Keempat tersangka terdiri dari Ahnir M Libi (32), Lamet Teken (32) dan Arifin Renyaan (34), sementara satu diantaranya Yahya masih buron.

Tiga dari empat tersangka yang berhasil diamankan.

Direktur Polairud Polda Malut Kombes Polisi Arif Budi Winofa dalam keterangan persnya mengatakan, pihaknya mendapat laporan dari masyarakat setempat dan langsung menindaklanjuti, namun tidak menemukan para pelaku. Petugas kemudian kembali ke Desa Pasir Putih, dan beselang 15 menit kemudian didapatkan informasi bahwa kegiatan dimaksud di sekitar Perairan Teluk Gurango.
“Kami temukan barang bukti langsung kami amankan para pelaku di Kantor Desa Pasir Putih dan melaporkan kejadian tersebut ke Markas Unit Dit Polairud Polda Malut yang berada di Pulau Obi, Kabupaten Halmahera Selatan untuk di tindak lanjuti,” kata Arif, didampingi Kabid Humas AKBP Hendry Badar, di Kantor Dit Polairud Polda Malut, Senin (24/6/2019).
Adapun barang bukti yang diamankan polisi diantaranya 1 unit perahu longboat, 1 unit kompresor merk Shark, 1 unit mesin 15 PK merk Yamaha, 1 unit kacamata atau masker selam, 2 ikat selang kompresor, 1 jerigen berisi kunci, 1 ikat jaring kecil, serta ikan jenis dolosi sebanyak kurang lebih 20 kilogram.
Ketiga tersangka yang diamankan dikenakan Pasal 84 ayat (1) Subsider Pasal 85 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 31 tahun 2004 tentang perubahan atas Undang-undang Republik Indonesia Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perikanan Jo Pasal 55 Ayat (1) ke 1 KUHPidana.
“Kami sudah melakukan penahanan terhadap beberapa tersangka di Rumah Tahanan Negara Cabang Polsek Ternate Selatan, sementara yang satu masih dalam proses pencarian,” ujarnya. (RR)

Baca Lainnya