Pemerintahan

Jumat, 21 Juni 2019 - 17:25 WIB

4 bulan yang lalu

logo

PAMSIMAS Desa Yoyok Terindikasi Korupsi?

LEFO – Proyek Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) yang dibiayai Pemerintah Pusat senilai Rp 300 juta di Desa Yoyok Kecamatan Mandioli Selatan, diduga bermasalah.
Pasalnya, Pemerintah pusat selama ini dalam menanggulangi kekeringan dan sanitasi lingkungan telah menggelontorkan dana ke desa-desa di wilayah Halsel, Dengan melibatkan Lembaga Keswadayaan Masyarakat (LKM) Desa yang dimulai dari perencanaan hingga pelaksanaan, bahkan setelah proyek tersebut selesai juga pihak desa perlu melakukan pengelolaannya yang betul-betul bisa memudahkan dan bermanfaat bagi Masyarakatnya.
Namun, proyek tersebut tak kunjung selesai dan hanya terdapat belanja pipa saluran air ke desa. Padahal proyek tersebut juga menggunakan tambahan anggaran dari Kas Desa Yoyok senilai lebih dari Rp 30 juta dan swadaya masyarakat sebesar Rp 7 juta, yang terungkap dari LPJ APBDES Desa Yoyok 2017.
Kepala Desa Yoyok, Efendi, membenarkan hal tersebut, dan meminta agar sesegera mungkin pihak pelaksana menyelesaikan pembangunan Pamsimas.
“Pagu anggarannya Rp 300 juta, tambahan anggaran dana desa Rp 30 juta, plus tambahan Les masyarakat Yoyok sebahagian, 7 juta rupiah,” ujarnya. melalui telepon genggam, Kamis, (20/6/2019).
Olehnya itu, Efendi, meminta Secepatnnya untuk dielesaikan karena pencairan sudah 100 persen.
“Andaikan programnya gagal kami meminta anggaran desa dan swadaya masyarakat tersebut dikembalikan,” ujarnya.
Sementara itu, rekanan yang mengerjakan proyek air bersih, Rizal dan Hastuti, belum bisa dikonfirmasi karena tidak diketahui keberadaannya. Hanya saja pihak PPTK, Asrul, mengakui hal tersebut, tapi sudah ada kesepakatan pihak PAMSIMAS, bahwa akan diselesaikan dalam waktu dekat.
“Katanya kehabisan anggaran, jadi akan dilanjutkan kembali dalam waktu dekat, sebagai bagian dari pertanggungjawaban,” singkatnya. (RR)

Baca Lainnya