Hukum

Selasa, 21 Mei 2019 - 23:13 WIB

5 bulan yang lalu

logo

Tersangka, Kades Bajo Terancam 5 Tahun Penjara

LEFO – Setelah dilakukan proses penyelidikan kurang lebih selama tujuh bulan, status Kepala Desa Bajo Kecamatan Kayoa, Ade Yusup yang awalnya berstatus saksi telah ditetapkan sebagai  tersangka kasus pemalsuan ijazah SD, pada Senin (20/5/2019).

Kasat Reskrim Polres Halsel AKP Gede Atmaja.

Kepala Satuan Reskrim Polres Halmahera Selatan,  AKP Gede Atmaja saat dikonfirmasi mengakui walau telah berstatus sebagai tersangka Ade Yusup hingga saat ini belum ditahan oleh pihak Polres Halsel. Saat ditanyai perihal jeratan pasal yang diberikan kepada tersangka, Atmaja mengatakan bahwa tersangka terjerat Pasal 68 Ayat 2 atau Pasal  69 Ayat 1 Undang-undang Nomor 20  Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

“Ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara, makanya memungkinkan tersangka bisa ditahan. Namun kajian penyidik hingga saat ini belum ditahan,” tandasnya.

Sekedar diketahui, pada akhir 2018 Ade Yusup dilantik oleh Bupati Halmahera Selatan sebagai Kades Bajo, Kecamatan Kayoa, namun masyarakat di desanya melaporkan Ade ke Polres Halsel atas dugaan pemalsuan ijazah palsu yang digunakan Ade saat mendaftar sebagai Calon Kepala Desa. Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh Polres Halsel sehingga saat ini yang bersangkutan telah ditetapkan sebagai tersangka pemalsuan ijazah SD. (ato)

Baca Lainnya