Politik

Minggu, 22 September 2019 - 23:09 WIB

4 minggu yang lalu

logo

Serentak, 8 DPD Nasdem Buka Penjaringan Pada Senin Besok

Rapat DPW Nasdem Malut, Minggu (22/9/2019).

LEFO – Dewan Pimpinan Wilayah Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Provinsi Maluku Utara dengan resmi membuka penjaringan bakal calon Kepala Daerah di delapan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kabupaten/Kota pada hari Senin besok 23 September.

Pembukaan itu disampaikan langsung oleh Ketua DPW NasDem Malut, Ishak Naser, kepada awak media, Minggu (22/9/2019) di Kantor NasDem Malut, yang dihadiri oleh 8 DPD Nasdem yang akan melakukan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak.

Dalam penyampaiannya, Ishak mengungkapkan pembukaan penjaringan akan dimulai pada hari Senin besok sampai pada tanggal 23 Oktober. Setelah itu, pada tanggal 24-31 Oktober dilakukan pemaparan visi, misi dan strategi. Sedangkan pada tanggal 1-5 November dilaksanakan pleno ditingkat DPD dan DPW, dan pada tanggal 6-8 November berkas bakal calon langsung diserahkan di DPP.

“Kali ini memang mekanisme kita sedikit berbeda dari yang sebelumnya, namun sebagian besar masih sama dan perubahan ini sengaja dibuat untuk disesuaikan dengan perkembangan partai, setelah melewati tiga fase Pilkada sebelumnya. Karena kondisi internal kekaderan partai nasdem juga sudah mengalami perubahan dan perkembangan, sehingga terbit PO yang baru untuk disesuaikan kebutuhan partai dalam menghadapi Pilkada,” kata Ishak.

Ishak menegaskan, DPW pada prinsipnya melaksanakan PO tetapi lebih mengandalkan DPD. Serta DPW akan menghormati setiap kandidat yang datang mendaftarakan diri ke DPW maupun ke DPD, tanpa melupakan DPD. Karena menurut Ishak, dirinya sangat mempercayai penuh semua DPD untuk melakukan proses sesuai dengan kewenangan yang ditentukan menurut PO yang dikeluarkan DPP Nasdem.

Dirinya kembali menegaskan jika Nasdem dalam melakukan penjaringan tidak memungut biaya atau tanpa mahar sepersen pun. “Ada satu DPD yakni Halmahera Utara yang sudah tidak lagi membuka pendaftaran atau penjaringan bakal calon berdasar keputusan DPP. Hal itu dilakukan karena DPP mengidentifikasi ada kader yang dinilai bisa dan memungkinkan sebagai bakal calon,” jelasnya.

Sementara itu, Helmi Umar Muchsin Sekretaris DPW Nasdem Malut, menambahkan pihaknya tidak mau berbohong ke publik, bahwa kader Nasdem yang di Halut telah siap. Karena jika ada kader yang menyatakan diri sudah maju dalam Pilkada 2020, secara etika sudah tidak lagi membuka penjaringan bakal calon. “Jika ada kader Nasdem yang menyatakan diri untuk maju, maka kita sudah tidak buka penjaringan. Karena nanti orang merasa ditipu, dan dalam penjaringan ini tanpa mahar,” ujarnya.

Sedangkan persyaratannya, sudah ada dalam formulir pendaftaran baik persyaratan umum maupun khusus, misalnya elektabikitas, popularitas dan calon yang bersedia disurvei.

“Namun yang pasti ada beberapa kader yang telah disiapkan di beberapa daerah, dalam persyaratan namanya talents cotting. Yakni memprioritaskan kader dan mempersiapkan tokoh-tokoh populer diluar kader partai. Sehingga jika ada kader partai yang memungkinkan maka kita siapkan. Selain itu juga ada Husni Bopeng dan Ketua DPW yang juga berpotensi untuk disiapkan. Dan DPP menyediakan delapan lembaga survei,” tutupnya. (cun)

Baca Lainnya