Hukum Pemerintahan

Rabu, 21 Agustus 2019 - 11:28 WIB

1 bulan yang lalu

logo

KNPI Minta Selamatkan Duit Pemprov Rp200 M Lebih

Ketua DPD KNPI Malut, Irman Saleh.

LEFO – DPD KNPI Maluku Utara meminta aparat penegak hukum, baik itu Kejati atau Polda Malut untuk tidak mendiamkan penyelidikan dan penyidikan dugaan korupsi di Pemprov Malut yang sudah dilaporkan.

Sebab, diamnya penegak hukum sama saja mebiarkan korupsi tumbuh subur di Maluku Utara. KNPI mencatat, sekira ada Rp 200 miliar lebih uang rakyat di Pemprov yang diduga dikorupsi. Itu terdiri dari Rp 160 miliar yang dikelola Dinas Pertanian dalam kegiatan pengadaan bibit jagung 2017 dan 2018, di Dinas PU Rp 80 miliar lebih dalam kegiatan proyek jalan Sayoang Yaba dan jalan lingkar Malut tahun 2015 dan 2016, di Dinas Kelautan dan Perikanan Malut Rp 4,3 miliar dalam kegiatan pengadaan bibit udang vaname, di Dikbud Malut 10,1 Miliar, terdiri dari dugaan korupsi BOS Rp 3 miliar tahun 2016 dan 2017 serta dugaan korupsi operasional Dikbud tahun 2018 sebesar 7,1 miliar.

Anggaran lebih dari 200 miliar ini sudah dilaporkan ke penegak hukum, tetapi proses hukumnya tidak ada progres. DPD KNPI meminta Kejati dan Polda Malut untuk mengusut tuntas sejumlah dugaan korupsi tersebut.

“Jumlah uang pemprov yang diduga dikorupsi, bagi kami, tentu tidak sedikit. Terkait hal ini, kami menyarankan gubenur untuk memperketat tata kelola keuangan. Gubernur harus turun intens mengecek setiap kegiatan di semua SKPD, dengan begitu, oknum oknum di SKPD tidak punya ruang untuk nakal,” tegas Ketua KNPI Malut, Irman Saleh, Rabu (21/8/2019).

Selain brberapa dugaan korupsi tetsebut, Irman meyakini masih ada kegiatan Pemprov lainnya yang bermasalah tetapi belum terkuak. Olehnya itu, pihaknya menyarankan penegak hukum untuk melakukan penelusuran, jangan hnya berharap menerima laporan dari LSM.

“Korupsi itu kejahatan luar biasa, jadi penegak hukum jangan main-main. Bagaimana mungkin daerah ini akan maju, jika APBD nya ditilep sebagian oleh oknum-oknum yang tidk bertanggungjawab,” tegasnya. (gim)

Baca Lainnya