Lingkungan

Selasa, 16 Juli 2019 - 05:37 WIB

2 bulan yang lalu

logo

Gempa Halsel: 4 Orang Tewas dan Ratusan Luka-luka, 587 Bangunan Rusak

Bangunan yang rusak akibat gempa 7,2 SR di Halsel.

LEFO – Korban gempa bumi dengan kekuatan 7,2 SR yang mengguncang sejumlah kecamatan di wilayah Gane dan Pulau Bacan di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Mulai ditangani, meskipun belum secara keseluruhan.

Hasil sementara yang diperoleh Lefo pada saat melakukan  peninjauan langsung di lokasi gempa, wilayah Gane, Senin 15 Juli 2019 hingga  Selasa 16 Juli pukul 01.30 dini hari wit, terdapat korban meninggal dunia berjumlah empat orang, terdiri dari dua orang dari Desa Gane Luar, Kecamatan Gane Timur Selatan, Aina Amin (58) dan Biji Siang (63), dan  satu korban dari Desa Gane Dalam Kecamatan Gane Barat Selatan, atas nama Asfar Mukmat (21), serta Saima Mustafa (90) Warga Desa Nyonyifi Kecamatan Bacan Timur yang meninggal di lokasi pengungsian.

Untuk korban luka-luka  berjumlah 51 orang dari Desa Gane Dalam, terdiri dari 49 orang luka ringan dan 2 orang luka berat, Desa Pasipalele 6 orang luka ringan, sementara Desa Tawa jumlah korban luka-luka 28 orang terdiri dari 3 orang luka berat dan 25 orang luka ringan.

Sementara untuk kerusakan bangunan baik fasilitas umum maupun pemukiman warga yang terdapat di tiga desa, sebanyak 587 unit bangunan yang rusak. Terdiri dari, Desa Gane Dalam Kecamatan Gane Barat Selatan  219 unit bangunan, Desa Pasipalele 248 unit bangunan, dan Desa Tawa sebanyak 130 unit bangunan.  Selain itu terdapat pula, tempat ibadah, sarana pendidikan, sarana kesehatan, dan  jambatan laut yang ada disejumlah desa juga ambruk.

Tim evakuasi yang dipimpin oleh Kasdim 1509 Labuha,  Mayor. Inf. Moch. Syaiful Arif, terdiri dari TNI,  Pers, PMI, TAGANA,  BPBD,  Dinas Perkim, Dinas Kesehatan, serta PUPR, setelah melakukan indentifikasi sejumlah korban dan kerusakan bangunan di Desa Gane Dalam,  kemudian tim yang dibagi dalam dua kelompok  langsung bergerak disejumlah desa yang menjadi titik rawan gempa, baik ke arah utara maupun selatan.

“Untuk sementara data, baru 587 rumah yang terdata di 3 Desa, yakni Desa Gane Dalam 219 Rumah, Desa Pasipalele 233, serta Desa Tawa 130,” ungkap Kasdim 1509 Labuha, Mayor Inf. Moch. Syaiful Arif, saat ditemui di lokasi kejadian.

Lanjut dia, Pihaknya masih melakukan pendataan di 5 desa laainya di kecamatan Gane Barat Selatan, yakni Desa Yamli, Desa Sekli, Desa Jibubu, Desa Awis, dan Desa Dowora.

“Mungkin besok kita rampungkan data di satu kecamatan ini yakni 8 desa di Kecamatan Gane Barat Selatan,” terangnya.

Tim yang bergerak ke arah utara yang  terdapat 4 desa diantaranya Desa Jibubu,  Desa Awis, Desa Pasipalele dan Desa Tawa,  namun tim evakuasi hanya mampu mengindentifikasi dua desa sekaligus mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Labuha,  yakni Desa Pasipalele dan Desa Tawa, sedangkan Desa Jibubu dan Desa Awis belum dapat diidentifikasi.

Sementara bantuan bahan makan untuk korban gempa yang disalurkan di Kecamatan Gane Barat Selatan, yang baru sebagian kecil yang disalurkan di satu desa,  yakni Desa Gane Dalam.  Sedangkan deasa lainnya di Kecamatan Gane Barat Selatan hingga Selasa pukul 01.30 Dini hari, belum ada bantuan dari pemerintah maupun pihak-pihak lain. Atas hal tersebut, warga korban gempa sangat berharap bantuan untuk kebutuhan makanan agar secepatnya disalurkan. (RR)

Baca Lainnya