Lingkungan

Senin, 15 Juli 2019 - 06:15 WIB

2 bulan yang lalu

logo

Gempa Halsel, 37 Kali Guncangan Dalam 4 Jam

Warga yang mengungsi ke dataran tinggi akibat gempa.

LEFO – Gempa Bumi Guncang Halmahera Selatan secara berturut-turut pada sore hingga malam tadi, Minggu (14/7/2019).

Pihak BMKG Halsel merilis sudah terjadi 37 kali gempa bumi dengan kekuatan magnetudo berbeda-beda mulai dari 7,2 SR hingga yang terakhir 3,9 SR.

“Gempa terkahir terjadi pada pukul 22.11 WIT dan masih terus berlanjut. Saat ini sudah 37 kali guncangan,” ujar Kepala BMKG Halsel EKo Wijayandi.

Lanjut Wijayandi, Gempa pertama berkekuatan magnetudo 7,2 SR yang terjadi sore tadi sekitar pukul 18.10 WIT, itu tidak berpotensi tsunami lantaran pusat gempa terjadi bukan di bawah laut.

“Pusat Gempanya di Kecamatan Gane Barat, atau di 62 km Timur Laut LABUHA MALUT dengan titik koordinat -0.59 LU, 128.06 BT sementara kedalaman mencapai 10 Km. Hingga saat ini Gempanya semakin ke arah barat,” tutur Kepala BMKG Halsel.

Menurut pantauan media ini, atas gempa bumi tersebut sebagian warga yang berada di Labuha dan sekitarnya panik lalu mengungsi ke dataran tinggi.

Sementara rumah warga pesisir Kecamatan Gane Timur dan Gane Barat, Kabupaten Halmahera Selatan, melalui informasi warga dikabarkan ambruk.

Selain itu, di Desa Gane Luar, Kecamatan Gane Timur, dikabarkan terdapat satu korban jiwa meninggal dunia atas gempa bumi tersebut.

Bupati Kabupaten Halmahera Selatan Bahrain Kasuba membenarkan bahwa pihaknya mendapat kabar satu warga dari Gane luar meninggal dunia.

“Kami mendapat informasi bahwa salah satu warga Gane luar bernama ibu Aisyah (54) meninggal dunia lantaran gempa tersebut,” tutur Bupati Bahrain tadi malam.

Atas kejadian gempa bumi tersebut Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan bakal turun ke Pesisir Kecamatan Gane Timur dan Gane Barat hari ini, Senin (15/7/2018), untuk memberikan bantuan.

“Besok (hari ini), kami seluruh pemerintah akan ke Gane untuk mengecek kondisi warga yang terkena musibah di Gane, kami juga bakal menyediakan bantuan berupa makanan,” tutup Bahrain. (RR)

Baca Lainnya