Pemerintahan

Senin, 10 Juni 2019 - 19:56 WIB

3 bulan yang lalu

logo

30 Persen PNS Menambah Cuti

Apel perdana paska libur lebaran di lingkup Pemda Halsel.

LEFO – Libur lebaran dan cuti bersama telah berakhir sejak  pekan  kemarin, artinya mulai Senin (10/6/2019) hari ini seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) diwajibkan untuk masuk dan memulai aktivitas pekerjaan.

Namun, hal berbeda terjadi di lingkup Pemerintah Kabupaten Halsel pada apel pagi paska libur lebaran Senin pagi tadi. Saat memimpin langsung upacara gabungan, Wakil Bupati Halsel Iswan Hasjim menegaskan bahwa hanya sekitar 70 persen PNS yang mengikuti jalannya apel pagi.

“30 persen lainnya menambah jatah liburnya dengan tidak masuk kantor,” ujar Iswan saat mengambil alih apel perdana paska libur lebaran. “Kami pantau, apa mungkin terlambat mengikuti apel atau seperti apa, kita belum tau, yang jelas yang hadir di apel pagi ini baru sekitar 70 persen,” tambahnya.

Menurutnya, kehadiran PNS dalam satu minggu ini akan dipantau terus hingga Jumat (14/6/2019) mendatang. Apabila hingga Jumat nanti ditemukan masih ada PNS yang tidak masuk kantor, maka pihaknya akan mengambli langkah tegas terhadap tingkah PNS yang tidak tertip tersebut.

Wakil Bupati Halsel, Iswan Hasjim, saat memimpin Apel Perdana paska libur lebaran, Senin (10/6/2019) pagi tadi.

“Yang belum masuk kita akan berikan sanksi tegas, karena kita diikat dengan ketentuan yang mengatur tentang jam masuk kantor paska lebaran,”ucapnya.

Lanjut Iswan, ASN yang tidak masuk kerja tanpa alasan yang sah, akan dijatuhi sanksi hukuman disiplin karena melakukan pelanggaran terhadap kewajiban pasal 3 angka 17 Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang disiplin pegawai negeri sipil.

“Saya minta eselon 1 dan eselon 2, selesai upacara ini, mencatat kembali seluruh staf di bawahnya, siapa-siapa yang belum hadir pada upacara pagi hari ini,” tegas Iswan.

Dia menambahkan jika ada yang masih dalam keadaan sakit, maka dapat dimaklumi. Begitu juga yang memiliki keperluan keluarga yang tidak bisa ditinggalkan juga masih dalam pengecualian. Sedangkan yang tidak hadir tanpa alasan yang jelas, akan diberikan peringatan secara tertulis.

“Bahkan sebagai tambahan, PNS tersebut tidak boleh masuk kerja (skorsing) selama tiga hari,” tutupnya. (RR)

Baca Lainnya