Pendidikan

Minggu, 9 Juni 2019 - 15:03 WIB

4 bulan yang lalu

logo

Gedung SDN 52 Desa Kida Memprihatinkan

SDN 52 Halsel, Desa Kida, Kecamatan Kayoa, yang memprihatinkan (Foto: Sahril)

LEFO – Puluhan tahun Sekolah Dasar Negeri 52 Halsel, Desa Kida Kecamatan Kayoa, belum Mendapatkan perhatian pemerintah setempat. Konstruksi bangunan seperti kayu dan gedung sekolah sudah banyak yang lapuk meski Sekolah SDN di desa terpencil ini mempunyai segudang prestasi.

Faktanya selama ini baik Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendik) maupun Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) tidak memerhatikan dan merespon kondisi ini. Sehingga hal ini mengundang sejumlah kalangan pemerhati pendidikan di Halsel sangat menyayangkan dan menilai pemkab setempat terkesan memarginalkan keberadaan sekolah terpencil.

“Kami sangat mnyayangkan Pemkab Halsel yang belum sepenuhnya memperhatikan sekolah terpencil seperti SDN 52 Halsel,” ujar Aldi A Ways, pemerhati pendidikan Halsel, saat berbincang-bincang dengan wartawan Lefo, Minggu (9/6/2019).

Baik Warga maupun Tokoh setempat berharap ada bantuan dari Pemda untuk perbaikan fasilitas gedung sekolah. (Foto: Sahril)

Oleh karenanya, ia meminta kepada pemkab dan dinas terkait, agar SDN 52 diperhatikan. Terlebih siswa-siswi di SDN 52 ini berprestasi di bidang pendidikan seperti, ilmu pengetahuan, maupun seni dan budaya kendati minim sarana dan prasarana disekolahnya.

Menurut Aldi,  jika ada perhatian dari pemerintah setempat, niscaya akan dapat memacu semangat para pelajar maupun siswa SDN 52 untuk meningkatkan prestasinya.

“Prestasi dan sarana sekolah SDN 52 yang mempunyai 163 murid berharap mendapatkan perhatian secara khusus dari pemerintah daerah Halsel. SDN 52 ini dalam perjuangan mereka telah memberikan sumbangsih nama daerah ikut menjadi baik,” ungkapnya.

Salah seorang wali murid bernama Muslim A Imam, mengungkapkan, bahwa warga Desa Kida menginginkan sekolah tersebut dapat menjadi perhatian khusus pemerintah Halsel, agar kemajuan pengembngan pendidikan di Daerah pesisir bisa terealisasi dengan baik.

“Karena untuk menyekolahkan anak-anak kita ke kota atau Kecamatan harus memiliki nilai yang baik, olehnya itu kewajiban mendistribusikan guru dan kelengkapan fasilitas sangat penting”, terangnya. (RR)

Baca Lainnya