Pemerintahan

Senin, 27 Mei 2019 - 19:46 WIB

4 bulan yang lalu

logo

Ada Indikasi Penyelewengan DD, 4 Desa Dijadikan Sampel

Kabid Pemdes Dinas PMD Kabupaten Haltim, Hasrul Djamaludin.

LEFO – Berdasarkan laporan keuangan oleh sejumlah Pemerintah Desa (Pemdes) se-Kabupaten Halmahera Timur (Haltim). Sejumlah desa terindikasi terjadi penyelewengan pengelolaan anggaran Dana Desa (DD), sejak tahun 2018 tahap satu sampai tahap tiga, hingga memasuki tahap satu di tahun 2019.

Dugaan tersebut, susai dengan hasil laporan yang ditemukan oleh pihak Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Haltim, yang menganggap ada mekanisme pengelolaan DD yang tidak dilalui oleh beberapa Pemdes. “Pastinya ada banyak hal yang berkaitan dengan pengelolaan DD, karena ada mekanisme yang mereka (Pemdes) tidak lalui,” kata Kepala Bidang Pemdes Dinas PMD Haltim, Hasrul Djamaludin, Senin (27/5/2019).

Hasrul menambahkan dengan adanya indikasi tersebut, maka telah ditetapkan 4 desa sebagai sampel bagi pihaknya dalam memeriksa berkas laporan keuangan pemdes. Yaitu, Desa  Soagimalaha, Teluk Buli, Pekaulang, dan Desa Subaim Kampung. Dari hasil pemeriksaan itu, selanjutnya Dinas PMD Haltim akan sampaikan laporan ke pihak inspektorat agar ditindaklanjuti.

“Jadi akan kita evaluasi kembali pencairan tahapan 1,2 dan 3 di 2018, serta tahap 1 di tahun 2019. Pemeriksaan ini hanya difokuskan pada DD saja,” cetusnya.

Meski begitu, dirinya mengakui jika persoalan laporan  keuangan pemdes akan dibuat pendampingan dan bimbingan sehingga jika terdapat kekurangan akan dilakukan koreksi. “Tetapi ini berpotensi ke ranah hukum jika ada kepala desa yang tidak koparatif, kerena kami juga tidak toleransi bagi kades yang keras kepala,” pungkasnya. (yud)

Baca Lainnya