Politik

Selasa, 7 Mei 2019 - 13:09 WIB

5 bulan yang lalu

logo

Berita Acara Model DB.1 DPRD Provinsi yang dikeluarkan oleh KPUD Halmahera Barat

DPW PKB: Alhamdulillah! Di Halbar PKB Raih Akumulasi 5,517 Suara

LEFO – Dewan Pengurus Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa melalui Sekretaris Wilayah mengucapkan rasa syukur setelah dalam pleno KPUD Kabupaten Halmahera Barat pihaknya mampu meraup akumulasi sebanyak 5,517 suara untuk Pemilihan Legislatif DPRD Provinsi Maluku Utara Dapil 1. Hasil pleno KPUD Halbar ini tertuang dalam berita acara model DB.1 DPRD Provinsi dan baru diterima oleh wartawan pada Selasa (7/5) malam ini.

Dalam DB.1 tersebut, Caleg PKB yang meraih suara terbanyak adalah Sirvan Madi merupakan caleg nomor urut 3 dengan perolehan 4,043 suara, disusul Abdul Malik Sillia caleg nomor urut 1 sebanyak 540 suara, dan posisi ketiga sebanyak 286 suara yang diraih oleh Samuel Murary merupakan caleg nomor urut 6.

Sekretaris DPW PKB Maluku Utara, Abdul Malik Sillia merasa bersyukur atas hasil yang didapat PKB di Kabupaten Halbar tersebut. Malik mengatakan jika hasil tersebut mampu mendongkrak perolehan sementara yang diraih Caleg DPRD Provinsi PKB untuk wilayah Ternate hingga pada hasil akhir nanti dirinya yakin PKB akan meraih satu kursi mewakili Dapil 1 yang terdiri dari Kota Ternate dan Kabupaten Halmahera Barat.

“Hasil ini tentu adalah kabar gembira bagi DPW PKB Malut, sebuah prestasi baru sejak pemilu secara langsung tahun 2004 digelar dari Ternate-Halbar PKB telah mendorong kader terbaiknya untuk berada di legislatif Provinsi Maluku Utara,” dilansir melalui rilis DPW PKB Malut Selasa (7/5) malam ini.

Lanjut Malik, hasil ini sebenarnya diluar ekspektasi mereka, namun mereka berharap apa yang diraih oleh PKB adalah hasil riil yang diperoleh sesuai dengan suara yang disumbangkan oleh rakyat dalam pemilu. “Seluruh tindakan kecurangan selalu kita hindari, kita ingin mengawal suara rakyat secara benar dan pasti, dimana rakyat memilih untuk siapa itulah hasil akhir yang diterima,” tegasnya.

Malik menegaskan jika pihaknya membuka seluas-luasnya wewenang KPU Provinsi untuk mengungkap jika dari pihak peserta pemilu lain menganggap hasil yang didapat oleh PKB di Halbar tersebut adalah tindakan tidak terpuji kader PKB. “Silakan! Kita membuka membuka jalan seluas-luasnya bagi peserta pemilu lainnya atau KPUD Provinsi jika merasa ada kejanggalan atas hasil ini,” ungkap pria yang juga merupakan Caleg DPRD Provinsi pada Dapil 1 ini. (one)

Baca Lainnya