Politik

Jumat, 19 April 2019 - 08:45 WIB

5 bulan yang lalu

logo

Tingkah Politisi NasDem, Warga Tomalou-Gurabati Bentrok

LEFO– Perilaku elite politik di Maluku Utara (Malut) yang seharusnya memberikan pencerahan politik ke masyarakat, menyejukkan situasi dan menciptakan kedamaian, justru masih jauh harapan itu. Lihat saja tingkah politisi Partai NasDem berinisial AH ini. Calon anggota DPR RI ini terbilang membuat gaduh diKota Tidore Kepulauan (Tikep).

Akibat tingkah elite satu ini masyarakat Kelurahan Tomalou dan Kelurahan Gurabati terlibat bentrok. Masyarakat di dua kelurahan ini saling lempar batu dan benda tumpul lainnya di jalan raya perbatasan kedua kelurahan. Tidak ada korban jiwa dalam bentrok tersebut. Meski begitu, sejumlah rumah yang terletak di tepi jalan menjadi sasaran batu. Beberapa orang di dua kelurahan terkena lemparan batu sehingga mengalami luka lecet di kaki dan bagian tubuh lainnya.

Sumber Lefo.Online di lapangan menyebutkan, insiden ini bermula dari sambutan AH di Masjid Tomalou usai Salat Jumat. Jamaah yang awalnya tertunduk mendengar sambutannya berubaha menjadi marah. Jamaah marah besar, meneriaki AH agar keluar dari masjid dan meninggalkan Kelurahan Tomalou, lantaran politisi NasDem yang juga anggota DPR RI aktif itu menyinggung suara yang ia dapat di Kelurahan Tomalou.

Informasinya AH tidak puas karena mendapat 700 suara di Tomalou. Dalam sambutannya AH menyampaikan mengembalikan 700 suara itu ke masyarakat Tomalou. AH sempat menyentil beberapa calon legislatif yang mendapatkan suara signifikan di Tomalou, padahal kata dia, tidak memberikan bantuan ke Tomalou. Jamaah yang marah akhirnya mengeluarkan seluruh Sajadah di masjid Tomalaou. Sajadah di masjid tersebut informasi disumbang AH. Jamaah bahkan membakar beberapa Sajadah di luar masjid sebagai bentuk protes tingkah AH.

Beberapa menit ketika AH meninggalkan Tomalou, sejumlah masyarakat dari arah Kelurahan Gurabati menuju tempat kejadian perkara (TKP), hingga akhirnya terjadi bentrok. Sekadar diketahui, AH tercatat sebagai warga di Kelurahan Gurabati.

Salinglempar batu dan benda tumpul lainnya berakhir setelah polisi turun ke TKP.Hingga berita ini diturunkan, polisi masih berjaga-jaga di perbatasan duakelurahan itu. Situasi juga sudah membaik. (L-01)

Baca Lainnya