Hukum

Jumat, 19 April 2019 - 09:27 WIB

5 bulan yang lalu

logo

Kabid Humas Polda Malut, AKBP Hendry Badar

Polda Minta Elite Politik tak Provokatif

LEFO– Pemilihan  Umum (Pemilu) di Maluku Utara (Malut) relatif kondusif, terhitung dari hari H pencoblosan hingga Jumat (19/4). Sejuknya Pemilu di Malut hanya ternodai insiden di Kota Tidore Kepulauan (Tikep), karena ulah politisi Partai NasDem, AH. Tingkah AH yang menyebabkan masyarakat Kelurahan Tomalou dan Gurabati bentrok, mengundang reaksi Polda Malut.

Kabid Humas Polda Malut, AKBP Hendry Badar meminta kepada seluruh elite politik, agar tidak bertingkah seperti halnya dilakukan AH. Poltisi harus memberikan pesan damai kepada masyarakat. Poltisi, kata Hendry, setidaknya merangkul semua lapisan masyarakat demi meredam situasi yang awalnya memanas.

Hendry mengatakan, sebelum penyelenggara melakukan pleno resmi, semua pihak, termasuk politisi harus bersabar dan tidak dibenarkan menyebarkan informasi yang ujung-ujungnya menyesatkan masyarakat. “Terutama terkait dengan hoax yang harus kita antisipasi bersama. Karena hoax ini akan memecah belah masyarakat. Kami imbau elite politik dan seluruh masyarakat Malut untuk menahan diri sebelum pleno sahdi penyelenggara Pemilu,” harap Kabid Humas Polda.

Menurut Hendry, sejauh inisituasi di Malut kondusif. Proses pencoblosan hingga perhitungan dan sampai saat ini tidak terjadi insiden menonjol. Mewakili Polda, AKBP Hendry Badar menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang ikut berpartisipasi sehingga Pemilu berlangsung lancar, aman dan damai.(L-02)

Baca Lainnya