Hukum

Senin, 12 November 2018 - 15:00 WIB

10 bulan yang lalu

logo

Sejumlah motor yang ikut terbakar pada kebakaran di Kelurahan Tanah Tinggi. Sumber Foto: indotimur.com

Kurang Lebih 30 Kendaraan Bermotor Ludes Terbakar

TERNATE, LEFO – Sebuah gudang besar tempat penampungan kendaraan roda dua (motor) milik dieler Honda,  Finance Nusantara Sakti Group (NSC) di RT10/RW02 Kelurahan Tanah Tinggi, kompleks Boombastic, Sabtu (20/10/2018) sekitar pukul 10:45 WIT, ludes terbakar.

Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, lebakaran yang menghanguskan kurang lebih 30 motor jenis Honda itu terjadi sekitar pukul 10:45 waktu setempat. Angin kencang turut menjadi faktor cepatnya api membakar gedung yang dipetak menjadi rumah tinggal dan gudang penyimpanan motor milik Finance Nusantara Sakti Group (NSC).

Salah seorang saksi mata, Anwar Mandati, warga RT10/RW02 Kelurahan Tanah Tinggi yang juga tetangga rumah menjelaskan, sebelum kebakaran, dari arah belakang terdengar ledakan, namun dia tidak curiga.

“Sampai isteri saya melihat api yang muncul dari rumah itu dan sudah membesar sehingga istri saya langsung berteriak. Saya langsung keluar rumah untuk meminta pertolongan warga,” ungkap Anwar kepada indotimur.com di lokasi kejadian.

Dengan alat seadanya, warga berusaha untuk memadamkan api sambari menunggu mobil Pemadam Kebakaran (Damkar).

“Kurang lebih setenga sejam langsung mobil damkar datang, dibantu warga, api dapat dipadamkan,” ujar Anwar seraya mengaku tidak mengetahui pasti awal mula api.

Sementara itu, pemilik rumah, Santoso yang juga salah satu anggota Polisi mengaku, rumah ini milik Mustofo yang ditinggali bersama Yudi salah satu kemenakan Mustofo.

Saat kejadian, Santoso dan Yudi tidak berada di rumah. “Saat kejadian kami berdua tidak ada di rumah saya berada di kantor dan Yudi menginap di rumah temanya. Kami mendapat info langsung bergeser dan melihat langsung kejadian ini,” kata Santoso di TKP.

Dia mengaku, sudah dua bulan, rumah ini tidak ditinggali. “Sudah hampir 2 bulan saya dan Yudi tidak tidur di rumah namun sering saya datang cek dan rumah ini, tidak ada istalasi listrik yang menerangi rumah hampir dua bulan,” akunya.

Meski demikian, Santoso mengaku, dalam rumah tersebut, masih ada barang-barang miliknya antara lain, surat-surat isteri saya, 4 unit lemari, satu buah leptop, satu buah audio, tempat tidur sofa, dan pakaian dinas yang tersimpan di dalam rumah. 

Lurah Tanah Tinggi, Masud Adjam, membenarkan bahwa ini merupakan gudang penyimpanan motor milik dieler Honda NSC Finance Nusantara Sakti Group. “Namun dipetak untuk dijadikan rumah tinggal, sedangkan sebelahnya dijadikan gudang tampungan motor yang ada kantornya di depan, ini milik dieler Honda NSC Finance Nusantara Sakti Group yang dijadikan tampat penampungan motor yang baru,” kata Lurah.

Hingga berita ini dipublish, kerugian akibat kebakaram tersebut belum dikatahui, namun diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah, sementara lokasi kebakaran sudah dipasang Police Line untuk kepentingan penyelidikan.(red)

sumber: indotimur.com

Baca Lainnya